Pages

Jumat, 24 Januari 2014

Banjir di Pantura

Ketika banjir di jalur Pantura melumpuhkan seluruh roda perekonomian & moda transportasi di beberapa daerah.

Pagi ini, kereta api Bangunkarta Eksekutif seharusnya tiba di stasiun Surabaya Gubeng pada pukul 07:11. Tapi, sampai saat ini (pukul 09:34) kereta api masih terhambat di daerah Jawa Tengah karena terjebak banjir. Perlu diketahui bahwa KA Bangunkarta Eksekutif berangkat dari stasiun Gambir pada tanggal 24 Januari 2014 sekitar pukul 17:40. Sungguh menguras tenaga bagi masinis, menguras waktu bagi penumpang yang seharusnya saat ini sudah beraktifitas di Surabaya, tentunya menguras biaya bagi PT.KA.

Saya kira, jika melalui jalur kereta api di Pantura akan aman dan bebas dari kemacetan dari banjir. Sementara itu, beberapa hari yang lalu lebih tepatnya hari Sabtu (18/1) sore, bis malam PO Haryanto dikabarkan start dari terminal Tirtonadi Solo tujuan Jakarta karena terjebak kemacetan di jalur Pantura, pada hari Minggu (19/1) malam masih nyantol di Bandung. Sulit membayangkan stamina crew bis yang harus berjam-jam antri atau harus mencari jalan alternatif melewati jalur Selatan. Belum lagi truk-truk pembawa kebutuhan pokok (sembako) seperti makanan, sayur-mayur dan buah-buahan, mungkin sekarang sudah membusuk.

Hmm, semoga banjir di Pantura segera surut. Amin

Sabtu, 18 Januari 2014

Korelasi Antara Membaca dan Menulis

Buku adalah jendela dunia.

Buku adalah sumber ilmu pengetahuan. 

Ada yang pernah mengatakan bahwa dengan membaca buku akan mempengaruhi gaya kita dalam menulis, khususnya menulis blog. Dengan membaca buku, secara tidak langsung akan memperkaya kosakata.

Sepertinya saya harus rajin membaca buku deh, karena selama ini saya terlalu sering membaca majalah.

Selamat hari Sabtu!

Kamis, 16 Januari 2014

Kebun Binatang Surabaya Kini


Selasa 14 Januari 2014, saya menyempatkan diri main ke Kebun Binatang Surabaya (KBS). Tidak ada perubahan signifikan, sama seperti ketika saya ke KBS waktu masih kecil di awal tahun 1990-an. Justru banyak kandang koleksi yang cenderung kosong tidak.

Belakangan hari ini KBS sedang disorot oleh media di seluruh dunia karena kasus kematian satwa koleksi kebun binatang. Masih fresh di dalam ingatan kita, kasus kematian Michael - seekor singa (Phantera leo) yang mati karena lehernya terjerat kawat besi di dalam kandangnya. Sempat menjadi kontroversi karena ada beberapa pihak yang mengatakan bahwa kematian Michael ini disengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Namun, sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan investigasi.

Kematian salah satu satwa koleksi kebun binatang terjadi lagi pada hari Selasa sore, yaitu kambing gunung (Oreamnos americanus). Setelah melakukan investigasi/otopsi, tidak menemukan adanya gangguan atau kelainan pada organ bagian dalam Kambing Gunung yang mati.

Kondisi KBS saat ini memang sedang rapuh-rapuhnya, baik dari sisi bangunan & fasilitas begitu juga di jajaran internal KBS. Namun bagaimana pun juga, KBS tetap menjadi salah satu tujuan rekreasi favorite masyarakat baik dari dalam maupun luar kota Surabaya. Bisa dilihat jika sedang hari libur, KBS dipadati banyak pengunjung, bahkan kendaraan pun harus parkir di pinggir Jl Diponegoro karena tempat parkir KBS tidak sanggup menampungnya.

Saya berharap KBS bisa kembali berjaya seperti dahulu kala, karena menurut saya, KBS ini merupakan salah satu ikon kebanggaan kota Surabaya, apalagi di depan KBS terdapat patung Suro & Boyo.