![]() |
| Saya mungkin terlambat, tetapi belum selesai. |
Sudah cukup lama saya berhenti menulis dan memperbarui blog karena satu dan lain hal. Sekarang saya ingin mulai menulis lagi.
Namun, ada satu hal yang membuat saya cukup banyak berpikir. Selama ini saya termasuk orang yang jarang membaca, jarang menambah pengetahuan, dan kurang mengembangkan skill. Tanpa terasa, usia saya sudah mendekati 40 tahun. Ada perasaan menyesal ketika menyadari hal tersebut.
Seandainya Waktu Bisa Diulang
Seandainya waktu bisa diulang kembali, saya ingin sekali menata kehidupan ketika masih duduk di bangku sekolah menengah. Saya ingin lebih aktif belajar, mengikuti berbagai kegiatan tambahan, dan bergaul dengan lebih banyak orang.
Mungkin dengan begitu saya bisa lebih mengenal diri sendiri, termasuk mengetahui minat dan arah yang ingin saya ambil sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Saya juga merasa peran orang tua dalam memberikan gambaran mengenai pendidikan pada saat itu masih terbatas. Akibatnya, saya kurang memiliki pandangan yang jelas mengenai pilihan studi dan masa depan.
Bisa dikatakan saya sempat berada di jalur pendidikan yang tidak benar-benar saya pahami sepenuhnya.
Saya pernah mencoba beberapa bidang studi di masa setelah sekolah, tetapi tidak semuanya saya lanjutkan hingga selesai.
Yang paling membuat saya bertanya-tanya adalah mengapa saat itu saya seperti tidak memiliki semangat untuk menyelesaikannya.
Kalau melihat kembali masa sekolah dan masa setelahnya, saya merasa tidak memaksimalkan kemampuan yang saya miliki. Saat itu mungkin saya belum menyadari bahwa belajar bukan hanya tentang mendapatkan nilai atau menyelesaikan jenjang pendidikan.
Ada kemampuan berpikir yang sebenarnya ikut terbentuk dari proses belajar itu sendiri.
Sekarang saya menyadari bahwa saya kurang melatih diri untuk berpikir kritis, sistematis, dan logis. Saya sering berpikir terlalu lama sebelum mengambil keputusan. Terkadang terlalu banyak mempertimbangkan berbagai kemungkinan hingga akhirnya justru sulit bergerak.
Saya tidak tahu apakah semua itu sepenuhnya disebabkan oleh pengalaman pendidikan saya di masa lalu. Namun, saya merasa pola tersebut ikut memengaruhi cara saya mengambil keputusan hingga sekarang.
Kondisi Saya Sekarang
Beberapa tahun belakangan ini saya membantu usaha milik keluarga di luar kota. Peran saya lebih banyak berkaitan dengan beberapa pekerjaan administratif dan operasional.
Di sisi lain, saya menjalani peran sebagai bapak rumah tangga. Saya mengurus anak sejak bayi hingga sekarang sudah duduk di kelas 1 SD, sementara istri saya tetap aktif bekerja.
Kami menjalani pembagian peran yang mungkin berbeda dengan keluarga lain.
Saya bersyukur bisa menjalankan peran tersebut. Tetapi ada satu hal yang sering mengganggu pikiran saya.
Saya merasa ingin memberikan kontribusi finansial yang lebih besar untuk kebutuhan rumah tangga.
Masa kerja sama dalam pekerjaan yang saya jalani sekarang juga akan berakhir tahun depan. Artinya, saya harus mulai memikirkan dari sekarang bagaimana mendapatkan sumber penghasilan lain.
Beberapa pilihan sudah terpikirkan.
Menjadi pengemudi taksi online, misalnya. Namun, ada beberapa kendala yang harus dipertimbangkan.
Pilihan lainnya adalah mencoba membangun usaha kecil secara mandiri. Saya masih harus banyak belajar karena belum memiliki pengalaman dan keterampilan bisnis yang cukup.
Saat ini saya sudah memiliki beberapa gambaran mengenai usaha yang mungkin bisa saya jalankan dari rumah. Namun, saya masih dalam tahap mempelajari pasar, menghitung kebutuhan modal, mempersiapkan produk, dan mencari tahu apakah usaha tersebut nantinya mampu memberikan penghasilan yang cukup.
Pertanyaannya, apakah usaha tersebut nantinya mampu memberikan penghasilan yang cukup untuk menggantikan pemasukan saya sekarang?
Saya belum tahu.
Tetapi saya merasa harus mulai mencoba.
Saya Ingin Belajar Lagi
Selain masalah pekerjaan dan penghasilan, ada hal lain yang ingin saya perbaiki.
Saya ingin kembali aktif bersosialisasi dengan orang lain. Membuka koneksi baru. Mendengar wawasan baru dan belajar dari pengalaman orang lain.
Saya sebenarnya termasuk pendengar yang baik. Saya senang mendengarkan cerita orang.
Namun, salah satu kekurangan saya adalah sulit berbicara di depan umum.
Saya sering kagum dengan orang yang memiliki kemampuan public speaking yang bagus dan wawasan yang luas. Oleh karena itu, saya sering mendengarkan podcast.
Namun rasanya itu belum cukup.
Saya ingin mulai lebih serius membaca berbagai hal. Apa pun topiknya.
Saya juga ingin bertemu dan belajar dari orang-orang baru, misalnya dengan mengikuti webinar atau kegiatan lainnya.
Mungkin selama ini saya terlalu banyak berpikir tentang apa yang sudah terlewat.
Padahal, masih banyak hal yang bisa saya pelajari mulai sekarang.
Seandainya Bisa Berbicara dengan Diri Saya 21 Tahun yang Lalu
Seandainya saya bisa berbicara dengan diri saya sendiri 21 tahun yang lalu, mungkin saya akan mengatakan:
Jangan terbuai dengan fasilitas orang tua.
Explore potensi dirimu sebanyak mungkin.
Jangan terlalu takut mencoba.
Jangan terlalu banyak berpikir sampai akhirnya tidak melakukan apa-apa.
Saya termasuk orang yang sering overthinking. Dan menurut saya, hal itu tidak selalu baik. Terlalu banyak berpikir terkadang justru membuat kita sulit bergerak.
Saya tidak bisa mengubah keputusan yang sudah saya ambil.
Saya tidak bisa kembali ke masa SMA.
Saya tidak bisa mengulang masa kuliah.
Tetapi saya masih bisa menentukan apa yang ingin saya lakukan hari ini.
Mulai Lagi
Mungkin inilah alasan saya ingin kembali menulis.
Menulis bukan hanya tentang membuat artikel atau mengisi blog.
Bagi saya, menulis mungkin bisa menjadi cara untuk melatih pikiran agar lebih terstruktur. Menulis memaksa saya untuk berhenti sejenak, memikirkan apa yang sebenarnya ingin saya sampaikan, lalu mencoba menuangkannya dalam kata-kata.
Menulis juga bisa menjadi wadah untuk menyampaikan pemikiran dan unek-unek yang selama ini sulit saya sampaikan secara langsung.
Saya tidak tahu akan seperti apa kehidupan saya satu tahun ke depan.
Mungkin saya akan memiliki usaha sendiri.
Mungkin saya akan menemukan pekerjaan baru.
Mungkin saya akan lebih banyak membaca.
Mungkin saya akan bertemu dengan orang-orang baru.
Atau mungkin semuanya berjalan tidak seperti yang saya bayangkan.
Tetapi setidaknya saya ingin mulai bergerak.
Usia memang tidak bisa diulang. Waktu yang sudah berlalu juga tidak bisa kembali.
Namun, kesempatan untuk belajar masih ada.
Kesempatan untuk mencoba masih ada.
Kesempatan untuk berubah juga masih ada.
Tidak ada kata terlambat untuk memulai lagi, bukan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar